Sunday, 3 July 2016

CARA MENGATASI SAKIT GIGI DAN GIGI BERLUBANG


Matahariitenggelam.blogspot.co.id - Pada umumnya gigi berlubang menjadi penyebab awal dari sakit gigi. Menderita sakit gigi bukan hal yang menyenangkan, bahkan bisa menganggu aktivitas kita sehari-hari dan membuat kita kurang fokus dalam pekerjaan. Apa sebenarnya yang terjadi pada gigi kita saat menderita sakit gigi? Apa akibat lain dari gigi berlubang? Bagaimana cara mencegah sakit gigi?


  • SAKIT GIGI
Gigi yang berlubang bukanlah disebabkan ulat seperti anggapan orang pada zaman dahulu. Teori ini bertahan hingga tahun 1700-an hingga Willoughby Miller seorang dokter gigi Amerika yang bekerja di Universitas Berlin menemukan penyebab pembusukan gigi. Ia menemukan bahwa lubang gigi disebabkan oleh pertemuan antara bakteri dan gula. Bakteri akan mengubah gula dari sisa makanan menjadi asam yang menyebabkan lingkungan gigi menjadi asam (lingkungan alami gigi seharusnya adalah basa) dan asam inilah yang akhirnya membuat lubang kecil pada email gigi.

Saat lubang terjadi pada email gigi, kita belum merasakan sakit gigi. Tetapi, lubang kecil pada email selanjutnya dapat menjadi celah sisa makanan dan adanya bakteri akan membuat lubang semakin besar yang melubangi dentin. Pada saat ini kita akan merasakan linu pada gigi saat makan. Bila dibiarkan, lubang akan sampai pada lubang saraf sehingga kita akan mulai merasakan sakit gigi. Proses ini tidak akan berhenti sampai akhirnya gigi menjadi habis dan hanya tersisa akar gigi.

Agar tidak semakin bertambah parah, maka bila Anda memiliki gigi berlubang sebaiknya Anda segera mengunjungi dokter gigi untuk mengobatinya. Walaupun banyak orang tidak suka pergi ke dokter gigi dengan alasan tidak peduli dengan keadaan gigi, khawatir biayanya mahal, takut atau malu diejek karena gigi yang rusak, namun pergi ke dokter gigi adalah solusi terbaik untuk mengatasi sakit gigi. Gigi berlubang tidak dapat sembuh dengan sendirinya. Walaupun, mungkin setelah menderita sakit gigi, rasa sakitnya dapat hilang tetapi tidak memperbaiki keadaan gigi. Gigi akan tetap berlubang, bahkan lubangnya akan terus semakin membesar.

Sakit gigi tidak dapat dipandang sebelah mata seperti anggapan beberapa orang, karena bila didiamkan, dapat membuat gigi menjadi bengkak dan meradang. Selain itu gigi berlubang dapat menjadi sarana saluran masuknya kuman penyakit menuju saluran darah yang dapat menyebabkan penyakit ginjal, paru-paru, jantung dan penyakit lainnya.


  • MENAMBAL GIGI DAN MENCABUT GIGI
Langkah pertama  yang akan diambil oleh dokter gigi ialah menambal gigi yang rusak atau berlubang, apabila lumbang gigi belum terlalu besar. Tapi Tetapi, bila kita merasakan sakit gigi, proses penambalan tidak dapat langsung dilakukan karena dengan demikian gas dalam gigi tidak dapat keluar. Dokter akan memberikan obat penghilang rasa sakit atau akan mematikan saraf gigi agar kita tidak tersiksa dengan rasa sakitnya. Pada kunjungan selanjutnya barulah gigi akan dibersihkan dan ditambal sementara, penambalan secara permanen dilakukan pada kunjungan berikutnya lagi.

Bila lubang terlalu besar dan tidak memungkinkan untuk ditambal, berarti gigi harus dicabut. Sama seperti proses penambalan gigi, maka gigi juga tidak dapat langsung dicabut saat gigi masih terasa sakit. Hal ini disebabkan saat kita merasakan sakit gigi, maka obat anestesi (obat kebal agar tidak terasa sakit saat gigi dicabut) tidak dapat menembus akar gigi, sehingga saat dicabut akan menyebabkan sakit yang luar biasa. Proses pencabutan gigi baru bisa dilakukan saat gigi sudah tidak terasa sakit dan untuk menghilangkan rasa sakit dokter akan mematikan saraf gigi.
  

  • MENCEGAH GIGI BERLUBANG
Ada beberapa langkah untuk mencegah terjadinya lubang pada gigi, yaitu :

- MEMERIKSA GIGI SECARA RUTIN

Kunjungi Klinik Dokter Gigi setiap 6 bulang sekali walaupun anda tidak merasakan sakit gigi. Hal ini diperlukan agar dokter dapat mendeteksi lubang kecil pada gigi dan dapat ditangani segera agar lubang tidak semakin besar.

- MENYIKAT GIGI SECARA TERATUR

Pagi hari setelah sarapan dan malam sebelum tidur adalah waktu yang sangat tepat untuk menyikat gigi. Air liur yang tidak banyak keluar pada waktu kita tidur, sehingga akan rusak bila dibiarkan sisa makanan pada gigi tanpa menyikatnya. Air liur berfungsi untuk melindungi gigi dari bakteri penyebab gigi berlubang.

- MENYIKAT GIGI DENGAN CARA YANG BENAR

Meskipun menyikat gigi secara teratur tetapi tidak dilakukan dengan benar, tentu hasilnya tidak akan maksimal. Cara yang benar menyikat gigi kearah bawah untuk gigi depan (gigi seri) bagian atas, menyikat gigi kearah atas  untuk gigi depan bagian bawah dan menyikat secara mendatar untuk gigi geraham. Menyikat gigi geraham hendaknya dilakukan lebih lama, karena gigi tersebut berpotensi menempelnya sisa-sisa makanan.

- BERKUMUR-KUMUR SETELAH MAKAN

Menyikat gigi tidak mungkin dilakukan sehabis kita makan, maka cara terbaik yang dilakukan ialah berkumur-kumur setelah makan agar sisa makanan tidak menempel pada gigi dan mengurangi keadaan asam dalam gigi.

- GUNAKAN BENANG GIGI UNTUK MENGELUARKAN SISA MAKANAN

Sisa makanan yang tertinggal digigi hendaknya tidak menggunakan tusuk gigi. Penggunaan tusuk gigi dapat menyebabkan celah antara gigi semakin melebar dan dapat menyebabkan luka pada gusi.

- PILIH PASTA GIGI YANG MENGANDUNG FLUORIDA

Menggunakan pasta gigi yang mengandung fluorida, zat ini merupakan salah satu bahan untuk pembentuk email pada gigi. Adanya zat ini dapat mencegah pembusukan pada gigi.

- MAKANAN -MAKANAN YANG BERSERAT

Mengkonsumsi sayuran dan buah dapat membuat gigi lebih kuat dan mencegah gigi berlubang.

- KURANGI MAKANAN YANG MENGANDUNG GULA DAN TEPUNG

Makanan jenis ini bila menempel atau tertinggal pada gigi dapat mengundang bakteri yang timbul dan menyebabkan gigi berlubang.


Itulah beberapa cara mengatasi sakit gigi dan gigi berlubang. Semoga bermanfaat bagi pembaca Matahariitenggelam.blogspot.co.id, segala penyakit pasti ada cara pencegahanya tergantung kita mau apa tidak berusaha untuk mengurangi dan mengobatin penyakit tersebut.


No comments:

Post a Comment